Kamis, 17 Mei 2012

Chomsky: Bush Menculik dan Menyiksa Sedangkan Obama Membunuh


Noam Chomsky - seorang ilmuwan AS - mengecam serangan pesawat drone AS dan mengatakan jika pemerintahan Bush melakukan penculikan dan penyiksaan, kini Gedung Putih di bawah kepemimpinan Obama melakukan pembunuhan.


"Jika Bush, pemerintahan Bush, tidak menyukai seseorang, mereka akan menculik mereka dan mengirim mereka ke ruang penyiksaan," kata ilmuwan Amerika terkenal itu kepada Demokracy Now, Senin lalu.

"Jika pemerintahan Obama memutuskan mereka tidak menyukai seseorang, mereka membunuh mereka, sehingga Anda tidak harus memiliki ruang penyiksaan di seluruh negeri," ujarnya.

Chomsky juga mengkritik tim Obama atas pembunuhan di luar hukum terhadap Anwar al-Awlaki, ulama kelahiran Amerika, di Yaman dalam serangan pesawat tak berawak.

"Dia (Awlaki) tewas. Pria di sampingnya tewas. Tak lama setelah itu, anaknya juga dibunuh. Sekarang, ada pembicaraan sedikit tentang fakta bahwa ia adalah warga negara Amerika: Anda seharusnya tidak hanya membunuh warga Amerika," Chomsky berkomentar.

"Tapi, Anda tahu, judul surat kabar New York Times, misalnya, ketika ia ( Awalaki) tewas, seperti mengatakan bahwa Barat merayakan kematian ulama radikal," lanjutnya.

"Pertama-tama, itu bukan kematian tapi pembunuhan. Dan Barat merayakan pembunuhan tersangka. Dia tersangka, setelah semuanya. Ada sesuatu yang dilakukan hampir 800 tahun yang lalu disebut Magna Carta, yang merupakan dasar dari hukum Anglo Amerika, yang mengatakan bahwa tidak boleh ada yang harus dikenai pelanggaran hak tanpa melalui proses hukum dan peradilan yang adil dan cepat," tegas Chomsky.(fq/prtv)

Sumber http://www.voa-islam.com