Kamis, 17 Mei 2012

Bentrokan Ambon Upaya Gagalkan MTQ Nasional

Berbagai macam tanggapan disampaikan warga Ambon tentang peristiwa bentrokkan yang terjadi pada pagi setelah subuh (15/05/2012). Peristiwa tersebut bermula dari pawai obor Pattimura berujung pada bentrokkan antara massa Islam dan massa Kristen di perbatasan antara desa Batu merah dengan Mardika kelurahan Rijali.


Banyak warga yang meyakini bahwa kerusuhan ini sengaja diciptakan oleh pihak Kristen untuk menciptakan kondisi Ambon yang tidak aman sehingga pelaksanaan MTQ XXIV Nasional yang akan berlangsung Juni mendatang batal dilaksanakan di Ambon.

Setelah konflik sedikit mereda voa-islam.com sejumlah warga masyarakat Ambon tentang peristiwa kerusuhan yang terjadi ba'da subuh tersebut.

Menurut Subhan (40) pegawai swasta yang bermukim di batu merah ini meyakini terkait upaya menggagalkan MTQ XXIV Nasional di Ambon. "Ana yakin ini ada indikasi kesempatan untuk membatalkan MTQ dan tadi pagi mereka (massa kristen-red) juga mau serang Waringin (kampung muslim, red) tapi bisa dihalau aparat," tuturnya.

Sedangkan menurut Muhammad (43) seorang dosen di perguruan tinggi di Ambon menilai umat Islam terlena. "Umat Islam terlalu terlena dengan situasi dan kondisi memasuki MTQ yang memasung segala persoalan umat demi suksesnya MTQ sekalipun kita dizalimi," ujarnya.

Abdullah (45) seorang Pegawai Negeri Sipil pada sebuah perguruan tinggi di Ambon mengungkapkan bahwa kebentrokan tersebut merupakan test case terhadap situasi dan kondisi di Ambon. "Kerusuhan tadi pagi adalah uji coba yang dilakukan oleh aparat keamanan untuk mengetahui kondisi masyarakat Ambon," ungkapnya.  

Hingga berita ini diturunkan kondisi Ambon masih belum sepenuhnya kondusif, namun aparat keamanan terus berjaga untuk menghindari bentrokan kembali terjadi. [AF]

Sumber http://www.voa-islam.com