Kamis, 27 September 2012

Lama Tak Terdengar, Pembuat Mobil Listrik Kini Kebingungan

Kabar kurang sedap datang dari pencipta mobil listrik, Dasep Ahmadi. Pria yang telah menciptakan mobil listrik jenis city car itu justru kebingungan dengan janji dukungan pemerintah terhadap pembuatan mobil listrik.

Padahal, beberapa waktu lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menyatakan dukungannya terhadap mobil listrik miliknya.


"Pak SBY malah menyuruh saya bekerja siang dan malam, sehingga mobil ini bisa dibuat tahun depan," kata Dasep menirukan perkataan SBY ketika ditemui di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis 27 September 2012.

Dasep mengatakan, kebingungannya muncul ketika dirinya mendengar pidato pembukaan Wakil Presiden Boediono dalam ajang Indonesia International Motor Show beberapa waktu lalu. Kala itu, Wapres menegaskan pemerintah akan terlebih dahulu memprioritaskan mobil murah dan hybrid.

Selama ini, ungkap pria yang memiliki bengkel di Depok tersebut, pemerintah seperti setengah hati memberikan dukungan terhadap proyek mobil listrik. Padahal, proyek ini diyakini bisa mengubah Indonesia ke depan.

"Kalau saya pasti maju terus, karena ini terobosan. Tapi, kalau pemerintah tidak mendukung hal yang mudah, jika dipersulit akan sulit juga" kata Dasep yang mobilnya pernah ditunggangi Menteri BUMN, Dahlan Iskan itu.

Hingga saat ini, Dasep mengaku telah menghubungi sejumlah perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membantunya mewujudkan mobil listrik karyanya. Untuk BUMN, PT Len Industri, dan PT Industri Kereta Api (INKA) dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan Dasep.

Sayangnya, Dasep enggan mengungkapkan pihak swasta yang telah menghubunginya. "Nanti saja. Yang jelas sudah banyak yang menghubungi saya karena proyek ini sangat prospektif," ujarnya.

Pria yang memiliki bengkel di Depok ini berharap keluarnya peraturan mengenai
low cost green car (LCGC) bisa berbarengan dengan aturan mengenai mobil listrik. "Karena, kalau disatukan akan lebih baik, sehingga kami juga punya kepastian. Ditambah, pemerintah juga membuktikan komitmennya untuk mendukung mobil listrik," jelas Dasep. (art)