Senin, 19 Maret 2012

Ingin Diskreditkan Islam, Media Mesir Tulis Berita Palsu ‘Fatwa Ketimun dan Pisang’


Berdasarkan penuturan theamericanmuslim.org tanggal 9 Desember, situs berita bikyamasr.com yang beberapa hari lalu memuat berita tentang ‘Fatwa Larangan Memegang Ketimun dan Pisang’ telah melakukan kebohongan publik.


Dalam pemberitaan Bikyamasr tanggal 6 Desember yang bersumber dari situs El Sawsana, sebelumnya ditulis El-Senousa, dikatakan bahwa seorang ulama di Eropa yang tidak disebutkan namanya mengatakan wanita seharusnya tidak mendekati ataupun memegang mentimun dan pisang. Menurut ulama tersebut buah-buahan dan sayuran itu menyerupai penis pria dan bisa merangsang wanita untuk memikirkan soal seks. Berita tersebut ditulis oleh reporter dan editor rubrik perempuan bernama Ammar Manar.

Menurut ulama tersebut, buah-buahan dan sayuran tersebut menyerupai penis pria dan bisa merangsang wanita untuk memikirkan soal seks. Sang ulama juga memasukkan wortel dalam daftar makanan yang dianjurkan tidak didekati kaum hawa.

Dalam situs Bikya Masr, ulama tersebut ditanya bagaimana mencegah wanita mendekati pisang dan ketimun saat mereka berbelanja di pasar dan apakah memegang buah-buahan dan sayur-sayuran seperti itu di pasar dilarang untuk kaum perempuan. Ulama itu menjawab, hal tersebut adalah masalah antara sang wanita dan Allah SWT.

Ketika ditanya bagaimana jika wanita tersebut menyukai jenis makanan tersebut, sang sheikh menganjurkan pewawancara untuk mengambil makanan itu dan memotong-motongnya untuk kaum hawa di tempat tersembunyi.

Setelah ditelusuri sumber berita ke situs El-Senousa, ternyata berita tersebut tidak ada. Dan hal ini menimbulkan kecurigaan beberapa jurnalis seperti dari Al Arabiya. Saat dikonfirmasikan ke editor Bikyamasr, Yusuf Mayton, ternyata mereka mengakui bahwa ada kesalahan dalam pemberitaan tersebut.

Pada tanggal 13 Desember, Bikyamasr secara resmi mempublikasikan pernyataan maaf atas berita palsu yang belum dikonfirmasikan yang dimuat di situs mereka.

“Ini adalah kesalahan kami. Mohon maaf atas penilaian buruk tentang masalah tersebut. Semoga hal ini dapat dimaafkan,” tulisnya.

Menurut Straight.com, berita palsu yang ditulis oleh Bikyamasr tersebut adalah reaksi atas kemunculan Partai Salafi An Nur yang dikenal konservatif dan tegas, yang dalam pemilu lalu dituduh sarat dengan penipuan. Bikyamasr adalah salah satu situs berita independen dari para pengelola yang liberal.

Sumber  http://www.fimadani.com