Jumat, 18 November 2011

5 Cara Sederhana Mengingat Nama Seseorang

 
William Shakespeare pernah berkata "Apalah arti sebuah Nama?" Saya menjawab "No Sir ... nama sangat mempunyai arti !" Nama bisa jadi adalah sebuah do'a yang diberikan orang tua kepada anaknya. Lantas ... Seberapa pentingkah mengingat nama? Pertanyaan yang gampang namun belum tentu semua orang bisa menjawabnya. Mengingat nama atau wajah adalah hal yang memalukan sekaligus merugikan. “Apa gak ada kerjaan lain selain mengingat nama?” begitu mungkin salah satu jawaban orang yang apatis. Namun
gara-gara lupa nama anda bisa dicap pelupa atau sombong. Gara-gara lupa nama, perusahaan bisa kehilangan calon konsumen, bahkan bisa menderita kerugian.

Cukup dengan 5 cara sederhana yang bisa diterapkan ketika berkenalan. Aturan ini mendasarkan pada kenyataan bahwa nama adalah salah satu milik paling berharga dari seseorang. Buktinya, kebanyakan orang senang jika mendengar namanya diucapkan orang lain. Maka, bukanlah hal yang memalukan untuk meminta lawan bicara mengulang penyebutan namanya

1.
 
Pastikan Anda mendengar seseorang menyebutkan nama dengan cukup jelas. Jika Anda tak yakin akan tulisannya, cobalah untuk mengeja. Jika benar, akan membuat senang si pemilik nama. Jika salah, dia pasti akan membetulkan. Cara ini akan “memaksa” Anda memasukkan nama lawan bicara ke dalam memori Anda.
2.

Mintalah yang bersangkutan mengeja namanya. Jika ada hal aneh dalam nama itu, atau mengingatkannya pada nama seseorang atau bahkan Anda belum pernah mendengar nama itu sebelumnya, jelaskanlah. Satu atau dua keterangan akan mempermudah masuk ke dalam memori Anda. Misalnya, nama Sugiharto dipisah menjadi “Sugih” (kaya) dan “arto” (uang), nama Rano dipisah menjadi “Ran/Run” dan “no”, nama Pingkan dipisah menjadi “pink” (artinya merah jambu) dan “an”.
3.

Jelaskan apa pun yang Anda ketahui perihal nama lawan bicara, misalnya mengingatkan nama Dewi kepada “Dewi Sri” atau “Dewi Fortuna”, nama Sandra dengan “sandera”. Dalam hal ini anda harus pegang keyword yang mudah diingat.
4.

Setelah terjadi pembicaraan, sebutkan nama itu sesering mungkin menurut keperluan.
5.

Di akhir pembicaraan, sebutkan nama saat perpisahan.

Jika cara-cara di atas Anda jadikan kebiasaan, seaneh dan sesulit apa pun nama baru Anda temui, tak lagi jadi persoalan berarti. Semoga dengan bisa mengingat nama orang bisa mendatangkan rezeki buat anda.

Mengingat betapa pentingnya sebuah nama, tampaknya William Shakespeare harus menarik ucapannya. Nama itu ibarat pintu gerbang. Masuklah ke pintu gerbang itu dengan mengingat nama orang lain dan temukan kebaikan hati mereka.

source:
http://pangkalan-unik.blogspot.com