Minggu, 09 Oktober 2011

NGERI,Berlian Ternyata dapat Dibuat Dari Abu Jasad Manusia (Mari KIta Lihat Bagaimana Cara Pembuatannya)


Berlian menjadi simbol keabadian, benar-benar nyata. Melalui sebuah proses khusus, didapat batu berlian yang indah dari abu jasad manusia yang sudah meninggal dengan cara dikremasi. Dan ini menjadi trend baru
di negara Swiss,Rusia, Spanyol, Ukraina,Amerika Serikat, Jepang dan Cina.
“Life Gem” nama yang diberikan dari berlian manusia ini,di produksi perusahaan bernama Algordanza di Swiss Timur yang gencar berpromosi menawarkan jasa mengubah abu menjadi Berlian

Dalam setiap promonya dikatakan jika pembuatan “Life Gem” amat berguna terutama bagi orang yang pindah jauh dari rumah, orang yang suka berpergian jauh, pemeliharaan tempat pemakaman menjadi sulit. Dan walaupun pembakaran semakin populer, memerlukan izin khusus pada umumnya diperlukan untuk transportasi melintasi perbatasan.

Meskipun kebanyakan “Life Gem” permintaan berasal dari keluarga setelah ada yang meninggal tapi akhir-akhir ini orang-orang mulai meminta layanan perusahan Algordanza, sebelum mereka mati. Mereka bahkan bersedia membayar terlebih dahulu.

“500 gram abu cukup untuk membuat berlian, sedangkan tubuh manusia meninggalkan kurang lebih 2,5 – 3,0 kg abu,”terang Willy, salah satu karyawan Algordanza. Untuk biaya pembuatannya menurut keterangan Willy berkisar antara 4,500 – 16,700 Euro dan ini masuk dalam kategori murah. Pasalnya biaya pemakaman di Eropa bisa mencapai 4,400 – 17,000 Euro. Setiap bulannya, perusahaan ini menerima 40 – 50 pesanan dari segala penjuru dunia, dari daratan Eropa hingga Asia.
 
Di laboratorium perusahaan, sekitar 15 mesin bekerja tanpa henti di bawah pengawasan para karyawan yang memakai kacamata pelindung yang bekerja dibelakang garis kuning dan garis hitam yang tidak boleh dilewati oleh pengunjung sebagai penghormatan bagi almarhum.

“500 gr abu sudah cukup untuk membuat sebutir berlian, sementara tubuh manusia bisa menghasilkan rata-rata 2.5 ? 3 kg abu,” kata Willy. Pertama-tama, potassium dan kalsium, yang merupakan 85% abu manusia, dipisahkan dari karbon. Kemudian karbon akan dipanaskan dengan suhu dan tekanan tinggi, sekitar 1.700°C, proses yang mengompres abu menjadi grafit, yaitu alotrop karbon.

Tekanan dan panas pada grafit akan mengubah grafit menjadi berlian ? alotrop karbon yang terkeras. Keseluruhan proses ini memakan waktu 6-8 minggu, jauh lebih cepat daripada waktu yang diperlukan untuk pembentukan berlian alami yang memakan waktu ribuan tahun.
“Setiap berlian yang dihasilkan sangat unik. Warnanya bervariasi dari biru gelap hampir ke putih. Ini adalah refleksi dari kepribadian,” ujar Willy. Algordanza yang berdiri sejak tahun 2004, kini telah diperluas ke 20 negara, termasuk enam di luar Eropa, dan mempekerjakan sekitar 100 orang. Menurutnya saat ini yang sangat populer dan permintaan tinggi di Jepang dan Cina, yang mengirim antara dua sampai empat pesanan per hari.
 http://arifzever.blogspot.com