Senin, 03 Oktober 2011

Sekolah Gratis, Pejabat Daerah Dilarang Beli Mobil Dinas

 
BEIJING – Wilayah Ningshan di provinsi Shaanxi, China, membuat program pendidikan sekolah gratis selama 15 tahun, mulai tahun ini. Program pendidikan ini menetapkan Ningshan menjadi daerah miskin pertama di China yang menawarkan sekolah gratis.
 

Pendidikan gratis ini dimulai dari level taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama. Untuk mewujudkan kebijakan ini, pemerintah daerah mengalokasikan dana pendapatan sebesar 40 persen setiap tahunnya kepada tiap sekolah. Maka, pemerintah daerah akan membatasi pengeluaran dana publik, salah satunya dengan melarang pejabat daerah membeli mobil dinas.

UU Pendidikan Wajib China menetapkan anak-anak di negara tersebut harus menerima sekolah gratis selama sembilan tahun, mulai dari sekolah dasar hingga menengah pertama.

Menurut Direktur Dinas Pendidikan Ningshan, Shi Gongfu, di wilayahnya ada sebanyak 2.040 siswa di 33 taman kanak-kanak (usia tiga hingga enam tahun). Karena biaya sekolah TK gratis, para orangtua diharapkan dapat menyimpan uang hingga 900 yuan atau setara dengan Rp1,27 juta (Rp1.411 per yuan) per tahun.

"Kebijakan baru ini berarti pemerintah akan membayar 2,4 juta yuan (Rp3,3 miliar) per tahun untuk anak-anak," kata Shi seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (28/9/2011).

Ningshan mulai mereformasi sistem sekolahnya pada 2007. Pada 2008, Ningshan menawarkan pelatihan profesional gratis untuk petani lokal, sementara pada 2009, diberikan program sekolah gratis untuk siswa setara SMP. Dan yang terbaru adalah kebijakan untuk menggratiskan siswa TK.

Kebijakan ini disambut baik oleh penduduk lokal. Seorang petani di desa Guan’er, Ye Ziyin mengaku senang karena bisa menyimpan uang yang seharusnya untuk membiayai uang sekolah cucunya yang berusia tiga tahun.

“Anak dan menantu saya bekerja di provinsi lain dan saya harus merawat anak mereka. Pendapatan kami hanya dari upah anak saya sehingga uang sekolah merupakan beban bagi kami. Saya sangat senang karena cucu saya bisa sekolah di taman kanak-kanak dengan gratis,” jelas Ye.

Ningshan memiliki populasi sebanyak 74 ribu orang. Pada 2010, pendapatan tahunan Ningshan sebesar 30,75 juta yuan (Rp43,412 miliar).

"Tahun lalu, kami menempatkan sekira 13 juta yuan atau sebesar Rp18 miliar ke sekolah-sekolah, yang merupakan 40 persen dari pendapatan lokal," kata Walikota Ningshan Zou Chengyan.

Selama empat tahun terakhir, Ningshan telah mengeluarkan dana sebesar 150 juta yuan (Rp211,7 miliar) untuk membangun dan memperbaiki 45 ribu meter persegi gedung sekolah. 

Sumber  http://www.gerbangdunia.com