Sabtu, 07 Januari 2012

Asyik, Menulis Juga Bisa Bikin Langsing


Menulis cerpen, ilustrasi
Anda ingin menurunkan berat badan? Sebenarnya banyak cara yang mudah yang bisa dilakukan, bahkan tanpa risiko yang membahayakan. Misalnya saja dengan menulis. 

Tak percaya? Menulis hal-hal positif yang ringan dan sederhana, yang setiap hari kita lakukan, bisa menurunkan berat badan kita, lho. Bahkan kita malah tidak sadar kalau berat badan kita sudah turun.
Sebuah penelitian telah dilakukan di Amerika dan Kanada, mengenai hubungan menulis hal-hal positif, dengan penurunan berat badan. Penelitian ini dilakukan di Stanford University dan College Renford University, pada 45 mahasiswi mereka, yang menderita obesitas.


Separuh dari mereka diminta untuk menulis, selama 15 menit  saja, setiap hari tentang hal-hal dalam hidup mereka sangat dihargai. Misalnya seperti musik, hobi, dan hubungan dengan teman dan keluarga. Separuhnya, tidak.

Hasilnya menakjubkan. Empat bulan kemudian, perempuan yang secara intens menuliskan hal-hal positif tersebut, berat badannya turun, dengan rata-rata 7 kg.

Menurut penelitinya, Prof Chistine Logel, perempuan yang menulis tentang sesuatu yang mereka hargai, setiap hari akan merasa bahagia hidupnya. "Bagaimana kita merasakan tentang diri kita sendiri dapat memiliki efek besar," ujarnya, seperti dikutip dari Dailymail, Sabtu (7/1).

Menurutnya, perempuan yang hatinya berbahagia dan selalu berpikir positif,  tak mau banyak makan. Makan yang dilakukannya, adalah makan yang teratur dan baik untuk kesehatan.  

Selanjutnya, perempuan tersebut juga akan melewatkan ngemil. “Karena kebiasaan ngemil ini, banyak dilakukan ketika sang perempuan stres,” katanya. Menurutnya, perempuan yang sering stres atau depresi, akan banyak makan untuk melampiaskan perasaannya.

Jadi, jika sedang menghadapi situasi yang membuat stres, seperti gagal dalam tes atau pertengkaran, Anda pun bisa tetap menurunkan berat badan. “Caranya adalah ingat saja hal-hal positif dan tuliskan dia atas kertas," ujarnya.  Misalnya, ia memberikan contoh, dengan mengingatkan diri kita sendiri betapa kita mencintai anak-anak kita.

Sumber http://www.republika.co.id