Jumat, 27 April 2012

8 Hacker Top yang Direkrut Perusahaan Besar

 
Nama seorang hacker akan menjadi kondang setelah berhasil menembus sistem keamanan komputer yang rumit. Aksi mereka itu kadang sampai ke tangan hukum, namun tidak sedikit pula yang malah dipekerjakan oleh perusahaan besar.


Ya, beberapa hacker tampaknya memang tidak punya maksud jahat. Selain ingin menunjukkan celah keamanan dari sistem yang dijebolnya.

Ujung-ujungnya, mereka malah mendapat tugas untuk menjaga keamanan sistem dari bahaya ataupun bertugas di bidang lainnya. Siapa saja? Berikut sebagian di antaranya, seperti dikutip detikINET dari PCMag, Kamis (26/4/2012).

Peter Hajas

Peter Hajas adalah pembuat aplikasi populer di perangkat iOS yang telah di-jailbreak, bernama MobileNotifier. Dengan MobileNotifier, pengguna bisa memodifikasi user interface di perangkat iOS seperti iPad dan iPhone.

Beberapa bulan sesudah aplikasi itu diluncurkan, Hajas mengaku lewat Twitter bahwa dia diajak bergabung dengan perusahaan 'buah', siapa lagi kalau bukan Apple. Kabarnya, ia menjadi developer di sana.

Johnny Chung

Chung dikenal pernah melakukan aksi pembobolan pada kontroler Wiimote yang dipakai untuk mengendalikan konsol game Nintendo Wii. Hanya dengan peralatan yang cukup sederhana.

Chung kemudian langsung disewa oleh Microsoft untuk turut mengembangkan kontroller Kinect di Xbox. Kabarnya, Google juga berminat memakai skill yang dimilikinya.

Jeff Moss

Jeff Moss adalah pendiri Black Hat dan penggagas konferensi hacker DEF CON. Riwayat panjangnya sebagai hacker sudah dimulai sejak tahun 1980-an sehingga skillnya sangat mumpuni.

Tak main-main, Jeff pun dipekerjakan sebagai konsultan sekuriti di lembaga pemerintah AS, Homeland Security Advisory Council. Selain itu, dia juga menjadi Chief Security Officer di ICANN.

Chris Putnam

Saat kuliah, Chris Putnam dan temannya menciptakan worm untuk menginfeksi Facebook. Pihak Facebook yang diwakili salah satu pendirinya, Dustin Moskovitz pun menghubungi Putnam karena malah terkesan dengan aksinya.

Putnam akhirnya memutuskan drop out dan bergabung dengan Facebook sebagai engineer. Dia diserahi tugas untuk membuat aplikasi di Facebook.

Ashley Towns

Tahun 2009, Ashley Towns yang asal Australia ini membuat virus worm pertama yang menarget iPhone. Virus ini secara otomatis menampilkan foto seorang penyanyi terkenal di wallpaper iPhone yang terinfeksi.

Sebuah perusahaan pengembang aplikasi iPhone bernama Mogeneration pun tertarik dengan bakatnya. Tak butuh waktu lama, dia pun dipekerjakan di sana.

Michael Mooney

Mooney di tahun 2009 masih berstatus pelajar SMA. Namun dia sudah mampu membuat worm Twitter yang bisa mengirimkan tweet dari ratusan akun, kebanyakan dengan disertai link pada website spam.

Mooney mengakui mendapatkan banyak tawaran kerja setelah aksinya tersebut. Akhirnya, dia memilih menjadi pegawai di developer aplikasi exqSoft Solutions.

Kevin Poulsen

Kevin mampu membobol jaringan stasiun radio KIIS FM yang membuatnya dapat merekayasa dan memenangkan sebuah kompetisi di sana. Kemudian, ia juga membobol komputer FBI yang membuatnya ditahan 5 tahun penjara.

Sekarang, ia sudah tobat dan menjadi jurnalis senior di media teknologi terkemuka Wired. Dia pun banyak membahas soal sekuriti.

George Hotz

George Hotz atau yang biasa dikenal dengan nama Geohot menjulang namanya setelah membobol sistem PlayStation 3 sehingga bisa memainkan game bajakan. Sampai-sampai Sony sempat memperkarakannya ke pengadilan.

Bakatnya yang besar itu membuatnya sempat dipekerjakan oleh Facebook. Walaupun belakangan dikabarkan ia sudah keluar dari situs jejaring sosial terbesar dunia itu.
Sumber  http://inet.detik.com