Jumat, 18 April 2014

Wali Kota Rismaharini Bawa Pulang Socrates Award 2014 dari Inggris

Wali Kota Rismaharini Bawa Pulang Socrates Award 2014 dari InggrisWali Kota Kota Surabaya, Tri Rismaharini akhirnya membawa pulang penghargaan Socrates Award 2014 dari Europe Business Assembly (EBA) di London Inggris. Ini setelah Surabaya berhasil meraih Socrates Award untuk kategori City of the Future - Innovations (Kota Masa Depan - Inovasi).


EBA Event Manager, Mary Winger mengatakan, keputusan penyerahan penghargaan didasarkan pada kriteria penilaian meliputi reputasi profesional, reputasi publik dan reputasi ekonomi.

Reputasi profesional dilihat dari pengalaman kerja, efektivitas pelaksanaan program pemerintah dalam menetapkan tujuan dan tanggung jawab atas keputusan yang dibuat, partisipasi dalam konferensi, pameran, kompetisi monitoring pekerjaan menyediakan, up-to-date penerapan teknologi, warisan tindakan, efisiensi umpan balik, komitmen untuk pengembangan profesional, dan kepatuhan terhadap etika profesi.

Sedangkan indikator reputasi publik terdiri atas partisipasi dalam pelaksanaan proyek-proyek sosial, prestasi yang unik, kegiatan transparansi, kutipan di nasional / internasional search engine, tingkat kemunculan di media massa, jumlah umpan balik positif / negatif yang wajar, bekerja sama dengan organisasi-organisasi internasional, serta manfaat kepada masyarakat dan negara. Untuk elemen-elemen reputasi ekonomi meliputi potensi daerah, biaya hidup, sumber daya manusia, kualitas hidup, infrastruktur dan warisan budaya, ditambah bisnis yang ramah.

"Presentasi tentang pengalaman Kota Surabaya mampu meningkatkan daya tarik investasi, khususnya bagi para peserta yang datang dari Eropa Timur, Uni Afrika, Liga Arab, ASEAN, BRICS (Brazil, Russia, India, China, and South Africa), serta entitas geopolitik lainnya," kata Mary Winger, Rabu (16/4/2014) waktu Londong.

Sementara pada kesempatan tersebut, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyampaikan tentang bagaimana Surabaya mengelola manajemen perkotaan. Sektor pendidikan, ekonomi, infrastruktur, dan lingkungan menjadi fokus utama Pemkot Surabaya.

Komitmen bersama yang terjalin antara Pemkot Surabaya dengan segenap masyarakat menjadi kunci sukses seluruh program pemerintah kota. Dan kerjasama dengan masyarakat merupakan elemen penting yang menentukan berhasil tidaknya suatu program pembangunan kota.
"Hal itu pula yang membuat kemajuan pembangunan Surabaya diakui oleh dunia," kata Risma.

Diakui Risma, dirinya cukup senang dan bangga atas keberhasilan yang diraih. Dia mendedikasikan penghargaan tersebut kepada seluruh warga Surabaya yang turut memberi andil kesuksesan Surabaya. Meski demikian, Risma menekankan bahwa yang terpenting bukanlah penghargaannya, melainkan bagaimana buah-buah pembangunan itu bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sedangkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Agus Imam Sonhaji yang turut mendampingi Wali Kota Surabaya menerima penghargaan Socrates Award 2014 mengatakan, audiens EBA memberi apresiasi terhadap Surabaya yang berkomitmen untuk terus membangun dan membangun.
"Pada akhir acara, seluruh peserta sepakat dan mengambil kesimpulan bahwa Surabaya adalah kota yang siap menyongsong masa depan," kata Agus ketika dihubungi via sambungan telepon langsung dari London Inggris .

Kabag Kerjasama Ifron Hady Susanto mengatakan, keberhasilan Surabaya meraih Socrates Award tentu membawa dampak positif bagi kota Surabaya. Pasalnya, Surabaya kini sudah disejajarkan dengan kota-kota besar di dunia. Dengan demikian, perhatian besar juga akan tertuju ke ibu kota Provinsi Jawa Timur.

"Beberapa hari terakhir ini kita sudah kebanjiran kunjungan dari utusan-utusan negara maju. Nah, Socrates Award itu pastinya akan menaikkan pamor Surabaya, sehingga ke depan diprediksi akan lebih banyak tamu yang datang guna lebih memahami kota ini," tutur Ifron.

Seperti diketahui, EBA adalah perusahaan independen berbasis di Inggris yang memberi perhatian terhadap pengembangan ekonomi, sosial, dan budaya. Sebagai organisasi non-pemerintah, EBA mempromosikan transformasi ekonomi praktis, pendidikan, kebudayaan, dan ilmu pengetahuan.

Setiap tahunnya, EBA menyelenggarakan London Summit of Leaders yang merupakan forum para pengusaha jasa konstruksi, produsen bahan bangunan, perusahaan arsitektur, lembaga penelitian, organisasi komersial, arsitek dan desainer, serta investor dari lebih dari 30 negara di Eropa, Asia, Afrika dan Amerika. Di sela-sela forum tersebut juga dilakukan penyerahan Socrates Award kepada para pemenang.

Pada penyelenggaraan kali ini, di samping Socrater Award kategori City of the Future, ada sejumlah penghargaan untuk kategori lain. Di antaranya Best Construction Company, Best Architect of the Year, Best Innovative Building Product of the Year, Best Construction Project of the Year, dan Best Design Product.
www.tribunnews.com